Sejarah Penemu Bluetooth dan Beberapa Faktanya

toroshiro.com – Butuh waktu bertahun-tahun USB akhirnya menggantikan cara mentransfer file pada ponsel. Bertahun-tahun sebelum USB menjadi norma, ada teknologi transfer data lain yang menyatukan semua elektronik dan bahkan tidak menggunakan kabel. Bluetooth dikembangkan oleh Ericsson pada 1990-an. Nama ini diambil dari raja Denmark abad ke-10 Harald “Bluetooth” Gormsson, yang menyatukan Denmark dan Norwegia.

Nama yang sebenarnya diusulkan oleh seorang insinyur Intel ini menandakan ambisi untuk menjadi standar pemersatu untuk semua jenis elektronik-telepon, komputer dan berbagai aksesoris. Pada saat kabel data (USB) digunakan untuk menyinkronkan togel macau data antara komputer, inframerah tersedia sebagai opsi nirkabel. Namun, itu membutuhkan garis pandang, artinya Anda harus mengarahkan kedua perangkat satu sama lain selama transfer data.

Penemu Bluetooth

Dr Jaap Haartsen, seorang peneliti Ericsson, berjasa mengembangkan teknologi Bluetooth. Karena daya cipta dan kepemimpinannya yang imajinatif, terobosan teknologi komunikasi nirkabel ini dikembangkan pada pertengahan tahun 1990an. Kontribusi dan visi Dr Haartsen memungkinkan segala sesuatunya terhubung dan berkomunikasi tanpa usaha, mengubah cara kita memanfaatkan teknologi.

Sejarah Penemuan Bluetooth

Pada tahun 1989, Nils Rydbeck, CTO Ericsson Mobile di Lund, Swedia, mulai mengerjakan teknologi radio “short-link”, yang akhirnya dikenal sebagai Bluetooth.

Tujuan dari dua inovasi slot server thailand Johan Ullman, SE 8902098-6, dikeluarkan 12-06-1989 dan SE 9202239, dikeluarkan 24-07-1992, adalah untuk memproduksi headset nirkabel. Orang Belanda Jaap Haartsen dan Sven Mattisson ditugaskan untuk mengembangkan, dan Nils Rydbeck mendelegasikan spesifikasinya kepada Tord Wingren. Mereka berdua bekerja untuk Ericsson di Lund.

Tim mulai mengerjakan desain utama pada tahun 1994, dan pada tahun 1997, mereka memiliki solusi yang bisa diterapkan. Mulai tahun 1997, Jaap Johansson menjadi pemimpin proyek, yang mendorong inovasi dan standardisasi.

Adalio Sanchez, yang saat itu bertanggung jawab atas R&D produk IBM ThinkPad, berbicara kepada Nils Rydbeck pada tahun 1997 tentang kolaborasi dalam memasukkan ponsel ke dalam komputer ThinkPad. Konsep tersebut diteliti oleh dua insinyur dari IBM dan Ericsson.

Para peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi daya teknologi seluler pada saat itu terlalu tinggi untuk memungkinkan integrasi praktis ke dalam notebook sambil tetap memperoleh daya tahan baterai yang memadai. Sebaliknya, kedua perusahaan memutuskan untuk mencapai tujuan mereka dengan menggabungkan teknologi short-link Ericsson ke dalam laptop ThinkPad dan telepon Ericsson.

Ericsson menyumbangkan teknologi radio short-link, dan IBM menyumbangkan paten lapisan logis. Menyusul lucky neko perekrutan Stephen Nachtsheim oleh Adalio Sanchez dari IBM, Intel juga merekrut Toshiba dan Nokia. Bluetooth SIG didirikan oleh IBM dan Ericsson, dan saat ini memiliki lima anggota: Ericsson, Intel, Nokia, Toshiba, dan IBM.

Perangkat Bluetooth pertama diluncurkan pada tahun 1999. Headset seluler hands-free memenangkan “Penghargaan Teknologi Pertunjukan Terbaik” di COMDEX. Ericsson T36 adalah ponsel Bluetooth pertama, tetapi model T39 baru direvisi dan tersedia secara luas di toko-toko pada tahun 2001.

Fakta tentang Penemuan Bluetooth

1. Pada tahun 1998, Kelompok Minat Khusus Bluetooth (SIG) dibentuk

Bluetooth Special Interest Group (SIG), kumpulan organisasi yang mengelola, mempromosikan, dan menstandardisasi teknologi Bluetooth, didirikan pada tahun 1998. SIG, yang terdiri dari perusahaan-perusahaan besar seperti Ericsson, Nokia, IBM, Intel, dan Toshiba, mendorong kolaborasi dan memastikan pertumbuhan dan penggunaan Bluetooth yang berkelanjutan.

2. Nama “Bluetooth” terinspirasi oleh King Harald Bluetooth

Nama teknologi yang menyandang namanya ini berasal dari penguasa Harald Bluetooth, seorang penguasa Denmark yang memerintah dari akhir abad ke-10. King Bluetooth terkenal karena penggunaan diplomasinya untuk menyatukan suku-suku dan kelompok-kelompok yang bersaing menjadi satu kesatuan.

3. Spesifikasi Bluetooth pertama, versi 1.0, dirilis pada tahun 1999, menghadapi masalah teknis dan adopsi terbatas

Ketika protokol Bluetooth versi 1.0 diterbitkan pada tahun 1999, protokol ini menemui sejumlah kesulitan yang menghalangi adopsi secara luas. Permasalahan teknis, khususnya yang berkaitan dengan interoperabilitas dan koneksi, merupakan tantangan yang signifikan.

4. Teknologi Bluetooth berkembang seiring waktu, mengatasi masalah awal

Teknologi Bluetooth telah berkembang dan berkembang secara substansial sejak awal mulanya. Peningkatan besar yang dilakukan pada versi berikutnya, seperti Bluetooth 1.1, 2.0+EDR, 4.0, dan 5.0, menjadikan Bluetooth sebagai teknologi komunikasi nirkabel yang banyak digunakan saat ini.

5. Lars Magnus Ericsson adalah orang yang mengembangkan ide Bluetooth

Ericsson membentuk tim khusus pada tahun 1994 dengan tujuan mengembangkan sistem komunikasi nirkabel yang dapat menggantikan jalur data RS-232 yang rumit. Tujuan mereka adalah memberikan solusi yang dapat menyediakan konektivitas berkelanjutan untuk komunikasi perangkat jarak pendek sekaligus hemat daya dan hemat biaya.