5 Kerajaan Islam yang Memiliki Pengaruh Bagi Dunia

Istimewa

5 Kerajaan Islam yang Memiliki Pengaruh Bagi Dunia

5 Kerajaan Islam yang Memiliki Pengaruh Bagi Dunia – Sejak pertama kali peradaban muncul, ada banyak sekali kerajaan yang berdiri di beraneka daerah di seluruh dunia. Tiap kerajaan bertahan bersama rtp slot gacor dengan cara yang berbeda-beda. Beberapa berdiri menjadi kerajaan kecil yang bertahan singkat, waktu beberapa lainnya adalah kerajaan besar dan bertahan didalam waktu yang memadai lama.

Seluruh kerajaan yang ada di wajah Bumi, banyak di antaranya ialah kerajaan Islam. Beberapa, lebih-lebih menjadi kerajaan besar yang punya pengaruh kuat di bidang sains, seni, budaya, politik agama, dan ekonomi.

5 Kerajaan Islam yang Memiliki Pengaruh Bagi Dunia

Kesultanan Ayyubiyah

Kesultanan Ayyubiyah didirikan oleh Saladin dan bertahan pada tahun 1171 hingga 1246 M. Kesultanan Ayyubiyah adalah anggota berasal dari dinasti Muslim Sunni dan berkuasa di Mesir, Irak modern, Suriah, dan Yaman.

Baca Juga: 3 Jenis Hewan Purba yang Masih Bisa di Temukan di Indonesia

Salah satu kekuatan utama berasal dari Kesultanan Ayyubiyah adalah pasukannya yang kuat yang berperan didalam membantu kesultanan membangun kekuasaan di Mesir dan menaklukkan Mesopotamia atas dan lokasi timur. Selama periode ini, Mesir dimasukkan ke didalam dunia Muslim Sunni dan berhasil memenangkan pertempuran melawan Tentara Salib.

Ilkhanid

Ilkhanid bertahan sejak 1256–1335 M dan memerintah Iran, Irak, Afghanistan, Turkmenistan, Armenia, Azerbaijan, Georgia, Turki, dan Pakistan barat. Dijelaskan didalam laman Brown University, Ilkhanid didirikan oleh Hulegu, yang merupakan cucu berasal dari Genghis Khan.

Ilkhanid masuk Islam terhadap data sdy akhir abad ke–13 M dan selama pemerintahan Ilkanid nyaris mengakhiri Kekhalifahan Abbasiyah, menguasai Dinasti Seljuk sebagai negara bawahan, mengobarkan perang bersama dengan Mamluk, dan membuka rute perdagangan kuno. Selama pemerintahan Ilkhanid, seni, arsitektur, dan pengetahuan pengetahuan mengalami pertumbuhan yang pesat.

Kekaisaran Mughal

Kekaisaran Mughal adalah kerajaan Islam yang berdiri sejak 1516–1761 M bersama dengan daerah kekuasaannya meliputi India dan Pakistan. Dilansir Britannica, Mughal mencapai era kejayaannya berasal dari tahun 1556 hingga 1707 M dan menguasai sumber energi yang mencakup nyaris seluruh anak benua.

Kekaisaran Ottoman

Kekaisaran Ottoman merupakan keliru satu dinasti terkuat dan terlama didalam sejarah dunia. Mengutip History, kerajaan adidaya ini menguasai lokasi yang luas di Timur Tengah, Eropa Timur, dan Afrika Utara selama lebih berasal dari 600 tahun, yakni pada 1299–1922.

Pemimpin kerajaan punya gelar Sultan dan punya otoritas mutlak atas rakyatnya. Pada masanya, orang Eropa Barat melihat Ottoman sebagai ancaman. Namun, sejarawan berasumsi Kekaisaran Ottoman sebagai sumber stabilitas dan keamanan regional yang hebat, serta punya pencapaian mutlak didalam seni, sains, agama, dan budaya.

Dinasti Umayyah

Dinasti Umayyah (661–750 M) adalah dinasti pertama yang mengambil alih gelar khilafah. Diterangkan laman World History, dinasti ini didirikan terhadap 661 M oleh Muawiya sehabis kematian khalifah keempat, Ali, terhadap 661 M.

Dinasti ini mobilisasi pemerintahan bersama dengan menegakkan otoritas politik khilafah dan menumpas segala wujud pemberontakan. Kerajaan terus memperluas lokasi bersama dengan menaklukkan beraneka negara, seperti Afrika Utara, Spanyol, Transoxiana, anggota berasal dari anak benua India, dan beberapa pulau di Mediterania.